Saturday , 29 November 2014

CPNS Sulsel : Kuota Dipastikan Berkurang

Provinsi (Pemprov) Sulsel tahun ini dipastikan lebih sedikit dibandingkan kuota tahun lalu. Hal ini terjadi menyusul kebijakan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan- RB) RI yang akan memprioritaskan pegawai tidak tetap (PTT) untuk diangkat menjadi CPNS pada 2011 ini.

Pemprov bahkan terancam tidak akan bisa membuka pendaftaran CPNS untuk umum, lantaran tingginya angka pegawai honorer. Pemprov tetap berupaya menerima CPNS umum, meski dengan kuota yang terbatas. “Sekarang ini masih perhitungan di Kemenpan, apakah kami terima CPNS umum atau tidak. Kemungkinan sangat sedikit jumlah pegawai umum yang kami terima tahun ini,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel A Murny Amien Situru, kemarin.

Jumlah pegawai honorer di Pemprov Sulsel kategori I berjumlah 250 orang. Untuk pendaftaran kategori II tidak kurang dari 1.000 orang. Khusus PTT kategori I,ke-250 honorer tersebut akan diupayakan menjadi CPNS mengingat masa bertugas mereka yang sudah bertahun-tahun. PTT kategori II terlebih dahulu akan menjalani verifikasi oleh Kemenpan-RB.Selain itu, mereka yang dianggap lulus berkas,segera mengikuti ujian yang diselenggarakan BKD Sulsel.

Bagi yang tidak lulus,dianggap sudah tidak bisa lagi diangkat menjadi CPNS. “Sesuai instruksi Kemenpan, kami harus selesaikan honorer pada tahun ini,” ujar dia saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel. Tahun lalu,Pemprov hanya membuka kuota 270 kursi CPNS yang diperebutkan 7.912 pendaftar. Pada 2011 ini,persaingan memperebutkan kursi CPNS akan semakin ketat dengan kuota yang dipastikan minim.

“Sampai sekarang kami belum menerima kuota CPNS 2011 dari Kemenpan. Kalau memang menerima CPNS umum, kemungkinan akan turun pada Oktober nanti,seperti pada tahun lalu,”pungkasnya. Sementara itu,754 putra-putri Sulsel akan berebut masuk Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung.Mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi milik Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut, tidak dipungut bayaran sepersen pun karena biayanya ditanggung sepenuhnya oleh APBN.

Murny, yang juga mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel, ini mengatakan, calon mahasiswa akan menjalani ujian akademis pada Senin (27/6). Mereka juga akan menjalani ujian wawancara yang dilaksanakan tim STKS Bandung.“Tahun ini kuota STKS untuk Sulsel belum diketahui. Kalau masih seperti tahun lalu, kuota kami mencapai 50–60 orang,”tandas dia. Seputar Indonesia/wahyudi

Leave a Reply

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.