Thursday , 23 October 2014

Honorer batal diangkat jadi CPNS?

Pupus sudah harapan 67 ribu tenaga honorer untuk bisa diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Janji EE Mangindaan saat masih menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan tenaga honorer tercecer kategori I menjadi CPNS pada Oktober 2011, tak terwujud. Mimpi 67 ribu honorer jadi CPNS pun buyar.

Bahkan, Wakil Menpan-RB Bidang Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo, memastikan bahwa rencana pengangkatan tenaga honorer, termasuk 600 ribu honorer kategori II yang tetap melalui tes diantara honorer untuk bisa jadi CPNS, dibatalkan. Eko menjelaskan, kebijakan moratorium penerimaan CPNS, juga berlaku untuk tenaga honorer.

“Kita kan masih moratorium, termasuk tenaga honorer yang rencananya diangkat. Masih harus menunggu penataan pegawai dan berapa kebutuhan yang sebenarnya. Kemungkinan ada penundaan (pengangkatan honorer jadi CPNS, red),” terang Eko Prasojo kepada JPNN di Jakarta, kemarin (26/10). Itulah kalimat pertama Eko saat ditanya kapan PP pengangkatan honorer diterbitkan.

Ketua Program Pasca Sarjana Fakultas ISIPOL Universitas Indonesia (UI) itu menjelaskan, dua alasan mendasar kebijakan penundaan pengangkatan tenaga honorer ini. Pertama, terkait dengan penataan kepegawaian. Menurutnya, menjadi percuma saja jika dilakukan penataan kepegawaian, jika pada saat yang bersamaan diangkat puluhan ribu honorer jadi CPNS.

“Capek juga kalau kita perbaiki di dalam, tapi masuk (CPNS dari honorer, red) dengan kualifikasi yang tak baik,” kata Eko, wamen yang baru dilantik bersamaan dengan menteri-menteri baru hasil reshuffle itu.

Alasan kedua, terkait dengan kemampuan keuangan negara.  Pengangkatan puluhan ribu tenaga honorer berkonsekuensi pada pemberian gaji dan tunjangan yang jumlahnya tidak sedikit. “Ini terkait dengan kemampuan keuangan negara untuk membayar gaji dan tunjangan lainnya,” kata Eko.

Dia juga mengatakan, kebijakan penundaan pengangkatan tenaga honorer jadi CPNS ini juga berdasar rekomendasi dari Tim Independen Reformasi Birokrasi.  “Bahwa honorer dan yang baru tidak ada pengangkatan, harus melakukan penataan kepegawaian terlebih dulu,” ujar Eko.

Terkait dengan penataan kepegawaian, dimana seluruh kepala daerah harus sudah melaporkan data penataan daerah dan kebutuhan pegawai dalam jumlah ideal, paling telat akhir 2011 ini, Eko masih yakin tenggat itu bisa tercapai. “Kemarin ada percepatan. Kita optimis dalam dua bulan ini kita siapkan hasil penataan kepagawaian itu,” terangnya.

Lantas, kapan kiranya dilakukan pengangkatan honorer jadi CPNS? Eko menjelaskan, kebijakan mengenai hal itu tidak bisa diputuskan sendiri oleh pemerintah. “Ini keputusan politik yang harus dibicarakan pemerintah bersama DPR. Kita tunggu, apakah melanjutkan atau seperti apa,” kata Eko.

Seperti diberitakan, EE Mangindaan saat masih menjabat sebagai menpan-RB pada September 2011 lalu menjelaskan, dalam masa moratorium penerimaan CPNS, daerah harus melakukan penataan organisasi, termasuk menghitung kebutuhan pegawainya secara detil. Tugas ini harus sudah kelar akhir 2011.

Selanjutnya, Januari hingga Desember 2012, bagi daerah yang sudah selesai membuat data penataan PNS, sudah bisa melakukan penerimaan CPNS, dengan formasi terbatas.  Dengan demikian, bagi daerah yang cepat menyelesaikan tugas itu, bisa melakukan penerimaan CPNS lebih cepat. Sebaliknya, yang lambat juga akan ketinggalan melakukan penerimaan “abdi negara” itu. Formasinya pun dibatasi, tenaga guru, tenaga kesehatan, sipir, dan tenaga navigator penerbangan.

Lulusan perguruan tinggi kedinasan, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan beberapa yang lain, juga tetap diangkat menjadi CPNS. Ternyata, begitu Mangindaan “dimutasi” menjadi Menteri Perhubungan, kebijakan itu berubah total. Sementara, kemarin Menpan-RB Azwar Abubakar mengadakan pertemuan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Saya hanya mau tahu apa tugas dan wewenang BKN,” ujar menteri asal PAN itu. (sam/jpnn)

22 comments

  1. waduh end payah sekali peraturan pemerintah tidak bisa di pegang juga ,
    slalu berubah ubah,tolong pikirkan………………….///////////////

  2. Hanya ada satu kata demo dan demo datangilah beramai-ramai dengan santun dan penuh dedikasi tinggi tunjukkan argumen kalian dan jangan lupa berdo’a pada Tuhan mudah-mudahan mereka mau merubah keputusannya dan jangan lupa lakukanlah secara terjadwal sampai mereka menepati janjinya untuk mengangkat tenaga honorer menjadi cpns, selamat

  3. mestinya klo menterinya diganti, keputusan atau kebijakan yang sudah ditetapkan mentri sebelumnya tidak bisa di rubah, itu kan sudah menjadi sebuah ketetapan, bahkan ada surat edarannya. apakah MENTERI DAN WAKIL MENTERI YANG BARU INI BENAR BENAR ORANG-ORANG YANG PERNAH MENGENYAM BANGKU KULIAH, bahkan wakil menteri merupakan ketua program pasca sarjana UI. yah inilah mereka yang mementingkan kepentingan partai. sangat disayangkan negeri ini di pimpin oleh orang-orang yang seperti ini.

  4. masalah pengangkatan cpns/pns itu tergantung dari nasib kita masing-masing, tetapi untuk menentukan nasib pasti melalui proses terlebih dahulu.
    maka dari itu kami ( para honorer ) mohon agar pemerintah secepatnya dapat memproses menuju cpns/pns. Tos cangkeul

  5. saya sangat tdak setuju dengan adanya honorer ini…apalagi untuk guru….terbukti teman saya yang lulus n IPK dibawah 3 bingung nyari kerja…n alternatif terakhir ya jadi honorer…katanya darpada test mnding jadi honorer kan bisa langsung diangkat…..

    Saya Kira pemerintah harus hapus sisterm honorer…biar masyarakat bisa lebih mandiri ga tergantrung terus sama pemerintah….banyak lulusan yang berkualitas yang bs jadi PNS, dengan jalan testlah pemerintah bisa dapatkan kualitas yang terbaik……

    Kalo bisa testnya dipusatkan saja biar ga ngasi kesempatan buat bupati n gubernur buat KKN!!!!!! ayolah pemerintah, kalo pelayan masyarakatnya kualitasnya bagus…kedepan akan lebih baik….

    Kalo memang honorer gajinya tak memadai…knapa harus bertahan??????kalo memang dia cerdas dy bisa ambil jalan lain….saya kira perlu adanya penataan birokrasi yang btul2 baik, penataan pegawai dengan penyaringan yang ketat bukan dari pengangkatan pengangkatan yang seperti itu….masih banyak lulusan berkualitas d sana……khusus u guru…sebaiknya ke depan stop honorer dan adakan seleksi secara berkala oleh pusat agar guru yang jadi PNS bnr2 berkualitassssss!!!!!!

  6. basmi saja para mentri dan yang mengangkatnya…!!!!!

  7. Uang Negara Memang di khususkan bagi Para Pejabat yang hanya mementingkan Diri sendiri dan tidak pernah memikirkan nasib rakyat, bangsa Ini, tidak akan lama, sebentar lagi akan Kiamat, jadi Pusing amat mau diangkat atau tidak Endek Kembe2, mana maunya Mereka yang berkuasa, tapi Ingat, setiap Kamu adalah Pemimpin dan setiap kamu harus bertanggung jawab atas kepemimpinan kamu, di hadapan Allah,,,

  8. buat :abang dan jambul…!!!!kalo ngk ngerti ngk usah komentar…kalian tau apa ttg honorer K1…kami honorer k1 ikut tes sama seperti tes PNS yg lain(seleksi administrasi,dan tes tertulis di Senayan) dan kami lulus…..dan kami di gaji oleh pemerintah dari dana APBN..jd komentar kalian itu salah besar…..utk kemenpan dan RB serta wamen nya…keputusan kalian sgt menyakiti hati kami..terlalu lama kami di dzolimi..dan saya yakin do’a org yg di dzolimi mustajab…..

  9. MAsalah PNS memang tidak semetinya karena rasa belas kasihan. Lihat FAKTA disekeling kita, MEREKA YG MAU MENJADI HONORER ADLAH MEREKA YG SUDAH BERUSAHA KESANA-KEMARI MENCARI KERJA TAPI TAK KUNJUNG DAPAT. Artinya mreka ini memang tdk memiliki kemampuan yang dipersyaratkan pemerntah untuk menjadi PNS.
    HEMAT SAYA KALAU MASIH PUNYA BELAS KASIHAN KPD TENAGA HONORER, MREKA INI MAKSIMAL DIANGKAT SEBAGAI TENAGA KONTRAK TAPI DGN GAJI YG MEMADAI (SETIDAKNYA MENDEKATI PNS).
    UNTUK MENJADI PNS MREKA TETAP HARUS MELALUI JALUR TEST. DAN SEBAIKNYA PENYELENGGARAAN TEST CPNS SERENDAHNYA DIKELOLA OLEH PROVINSI. Mengingat semakin dekat panitianya (daerah tkII) smakin SUBUR KKN tuk jadi PNS.

    • Abang, BETUL SEKALI. Membangun negara tidak bisa dengan main-main. Jika tenaga Honorer itu sampai sekarang masih juga sebagai Honorer, sebenarnya mreka sudah berkali-kali mengikuti tes CNPS. Mreka yg kreatif bisanya melepaskan diri dari honorer dan bekerja lainnya. Dan mrek yg tetap bertahan bisanya……
      Tapi juga sangat disayangkan, kalau pemerintah benar-benar berkomitmen mencari PNS yg berkualitas mestinya memperbaiki sistem penerimaan CPNS. Apalagi sekarang ini teknologi sangat maju, apapun niat kita akan dgn mudah dilakukan jika memang PEMERINTAH MASIH BERKOMITMEN MEMPERBAIKAN KEADAAN NEGARA…

      • Sebenarnya tenaga honorer banyak kok yg kualitasnya bisa melebihi tenaga PNS. mereka banyak yg tidak lulus mjd PNS diakibatkan semakin merajalelanya KKN di negara ini. kebanyakan mereka bertahan karena kecintaannya terhadap pekerjaan itu……
        Saya yakin 100%, apabila tenaga HONORER di test dgn PNS dgn hasil yang 100% jujur, pasti banyak kok tenaga honorer yang nilainya bisa melebihi PNS. jadi, di jaman yang serba berpolitik uang spt ini, PNS bukanlah standar untuk menentukan kualitas maupun kemampuan seseorang…….

  10. kualitas seseorang ditunjukkan dari ucapannya.apakah kualitas pemerintah beserta DPR seperti gini?tidak ada kepastian.semoga indonesia bisa berubah tidak tertinggal dengan negara lain dengan aparatur yang konsisten dengan omongannya.JANGAN SENGSARAKAN NASIB HONORER.(menyakiti orang lain akan berazab buruk dengan diri sendiri)maju indonesia pasti bisa memajukan bangsa kita. semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaattt

  11. Begitulah kelakuan para pencari jabatan di negeri ini, ketika di bawah berteriak minta tolong setelah di atas menginjak-injak.

    Semoga para honorer bagi kategori I dan II dan honorer lainnya dapat menerima keputusan ini. Sumber keuangan untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan lain-lain tidak hanya dari gaji CPNS/PNS, namun dengan usaha sendiri yang gigih semua mimpi pun dapat terwujud dan melebihi gaji PNS.

    Ayo, bangkitlah para honorer, buka mata dan telinga untuk membuka usaha baru yang lebih cepat menghasilkan uang yang halal dan baik.

  12. PEMILU LALU AKU MILIH PAN…. UNTUK 2014 AKU NGAK AKAN MILIH PAN KARENA AKU KERJA SEBAGAI HONORER K1 DI PEMERINTAHAN DAN HONORER K1 DI BATALKAN PENGANGKATANYA OLEH PEMERINTAH MELALUI MENTERI MENPAN & RB YANG ANGGOTA PARTAI AMANAT NASIONAL ( PAN )….. KEPADA SELURUH HONORER K1 DAN K2 MARI KITA SAMA-SAMA UNTUK TIDAK MEMILIH PARTAI PAN DI 2014 NANTI.

    • As. Alaikum Wr WB. Jangankan Partai PAN kepada semua partai saya tidak memilih, karena DPR RI kan golongan org partai, presiden dan Mentrinya juga berpartai, karena mereka tdk perduli dgn honorer, terbukti sjak tahun 2000 honorer sdh diterlantarkan dan hingga 2005 mereka janji 2007 mrk janji lg hingga thn 2009(GB habis, mrk para pemda tdk mendata semua honorer, padahal seharusnya tdk tes, malah tes dan yg lulus hy yang bayar di atas 5 jt) mereka malah bilang honorer tlh selesai seluruh indonesi, 2010 mereka komitmen hingga keluarkan SE No 5 dan thn 2011 ditunda, inikah suara yg kami berikan kepada mereka ? tidaklah yau ? untuk seluruh honorer di Indonesia mari kita GOLPUT saja, ajak mertua, istri, ipar dan seluruh anggota keluarga dan kerabatmu, toh mereka juga ga dpt apa2 kok hy dgn memilih partai baik pemilu pres/wakil, pemilukada/ dan pilgub. yg ikut nyumbang suara berarti anda mmg penghianat. Assalamu Al, War Wab.

  13. enegh banget lihatin pejabat negara indonesia…………setiap gnti pejabat ganti aturan…..g usah percya ma pejbt bangsa kt euu…..smua sm aja hnya mikirin perut sendiri……yg ada dlm otaknya hanya tai euuu…bayangkan pasal ja dijual belikan selagi pengusaha yg mau byar mahal uu digolkan waloupun menyengsarakan rakyat…….coba kt lht manusia2 yg duduk disenayan tuh…pa pintarnya di g pecus ngurus negeri ini….gila bener itu monet pa babi ya……klo manusia g mungkin y..

  14. saya tidak mengerti dengan tata kepegawaian…yang saya ketahui banyak di tempat kerja saya, yang kerjanya di bawah 5 tahun sudah diangkat dan kerjanya cuma mondar mandir ga ada kerja malah diangkat jadi CPNS bahkan tahun kemarin udah diangkat jadi PNS….sedangkan saya yang honor dah >7 tahun belum juga diangkat jadi CPNS……saya mohon konfirmasi dari bapak/ibu kepala BKN secepatnya…terima kasih..

  15. jadi wiraswasta

    • Wisnu, Setuju !!! jadi wiraswasta yg dpt menggoyang pasar, lakukan selalu sentimen pasar atau jd Dosen saja, kembangkan wacana dikampus tak perlu berpartai krena partai hy membuat darah di nadimu menjadi tak berkwalitas, didik mahasiswa tak perlu berpolitik mahasiswa yg berontak dan menjilat partai, DO saja(kan ribut tuh), buktikan bahwa tanpa harus jd PNS kita semua bisa punya taring tanpa harus ada NIP yg diagung agungkan itu. honorer pasti sdh banyak yg S2. hidup honorer. banggalah jd honorer.

  16. Indonesia Indonesia ??? melindungi nasib honorer aja di negeri sendiri tidak bisa, koropsi besar-besaran, dimana-mana, pejabat hidup bermewah-mewah, bagaimana indonesia bisa maju, ini baru salah satu persoalan tenaga kerja, aku heran dengan Indonesia yang kaya akan kekayaan alam, tidak bisa mensejahterakan rakyatnya sendiri, karena para pejabat punya kepentingan sendiri-sendiri

    • bicara kaya orang yang tak berdosa, janji diatas panggung tak pernah lagi di ingat ……… semoga kau ingat bahwa kau semua akan disumbat mulutmu mu dengan tanah …… ingat bahwa tuhan ditak bisa disogok dengan apapun sya termasuk tenaga honorer Katagori I sudah hampir sepuluh tahun …….. ,…sampai saat ini tak pernah diperhatikan padahal……….

  17. MENCLA MENCLE…kata orang jawa………..
    TEU PARARUGUH….ceuk orang sunda mah…..
    gimana bangsa ini mau maju…janji aja udah di khianati…….percuma jadi menteri, kalo omongan nya…gak bisa di tepati…………………
    KALO AKU JADI PRESIDEN BANGSA INI,…ORANG MACAM INI…GAK DI PAKAI……..
    duh gusti Alloh…………………gimana nasib dan mimpihonorer kategori I dan honorer kategori II …..mau di bawa kemana………..

Leave a Reply

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.