Honorer K2 Akan Diverifikasi Untuk Hindari Honorer Siluman

Meski harus mengikuti tes CPNS, honorer kategori dua (K2) harus tetap melalui tahapan verifikasi dan validasi. Menurut Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo langkah ini dilakukan untuk menghindari adanya honorer siluman seperti yang terjadi di K1.
"Honorer K2 tetap akan diverifikasi dan validasi. Mekanismenya seperti apa? Masih kita bahas dengan instansi terkait," ujar Eko yang dihubungi, Sabtu (5/5).
Ada dua opsi yang bakal ditempuh pemerintah dalam melakukan verifikasi dan validasi. Opsi pertama melalui uji petik, di mana akan dipilih daerah-daerah tertentu untuk verifikasi validasi. Opsi kedua menurunkan tim ke lapangan untuk mericek semua data.
"Keduanya ada untung rugi. Kalau uji petik, lebih hemat anggaran tapi tidak semua data tercover. Sedangkan kalau turun lapangan, semua data tercover tapi anggarannya besar," tuturnya.
Guru Besar Universitas Indonesia ini mengaku inginnya verifikasi dilakukan satu persatu. Hanya saja selain terkendala anggaran, juga keterbatasan SDM.
"Memang BPKP tersebar di seluruh daerah. Hanya saja SDM yang bisa diturunkan untuk verifikasi validasi hanya dua orang saja per daerah, sehingga sangat tidak memungkinkan. Mudah-mudahan ada titik solusinya nanti. Yang pasti, honorer K2 sebelum mengikuti tes CPNS sesama mereka, harus diverifikasi dan validasi lagi," tandasnya. (esy/sumber:jpnn.com)
Info: Pemerintah akan melakukan penerimaan CPNS 2013 sebanyak 60.000 orang. Persiapkan diri Anda dengan mempelajari contoh soal-soal CPNS yang sudah teruji dari tahun ke tahun meloloskan peserta ujian CPNS. Silakan Dapatkan Contoh Soal-soal CPNS Terbaru disini
JANGAN LUPA INFORMASI CPNS 2013 LAINNYA BISA ANDA LIHAT
DISINI
Contoh Soal CPNS 2013 GRATIS Bisa Anda Download di Bawah Ini
[DOWNLOAD DISINI]
![]() |
|













May 10th, 2012 - 20:34
yg udah jd pns nyogok aja sombong lho…
May 9th, 2012 - 13:55
maaf….. jadi PNS emang enak, harusya yang jadi PNS yadari yang honorer, Kerjaya PNS guru memintarkan murid, jangan sombong klu jadi PNS. krn aku ga suka ama orang sombonggg.. hehehehehehe
May 9th, 2012 - 19:05
jadi PNS enak banget, buktinya yang honorer nuntut jadi PNS
kalau PNS dari honorer semua ya terjadi banyak kecurangan
dari awal masuknya aja udah nepotisme
cuma modalkenal orang dalam
kamu gak suka orang sombong
tapi saya lebih gak suka dengan yang ingin jadi PNS tapi lewat jalur Pengemis berseragam
May 11th, 2012 - 11:45
setuju..
May 8th, 2012 - 07:04
rame rame perseteruan pns vs honorer dg skor 1-1 haaaaa sama kumaha niat dalam diri masing masing mslah kbnaran hanya Allah yang maha tahu. yg jls kbnrn suatu sat akn trliat amiiiiiin
May 7th, 2012 - 21:50
pns di sekolah2 bukannya sibuk mengajar, tapi sibuk ngurusin usulan BOs, pencairan BOS, lpj BOS, beasiswa miskin, rehab, ngurus2 data guru honor, terlalu banuyak guru honor, sehingga kerja pns jadi kurang…ini realita,
May 7th, 2012 - 21:41
kenapa ya pada ribut2 mau jadi pns.. mending kaya orang2 tionghoa tuh pada buka usaha, kayay-kaya, adem, makmur,
May 7th, 2012 - 23:51
siippp….saya setuju, mendingan byka usaha sendiri.
bodoh banget orang bekerja mau dibayar 200-250rb per bulan
jangan ngemis untuk jadi PNS.
May 8th, 2012 - 06:57
betu sekali tp dananya susah
May 7th, 2012 - 09:50
pak menteri tolong mulai tahun 2013 hentikan Pengangkatan PNS…dan hentikan uang pensiunan….
May 7th, 2012 - 08:44
astungkara….!!!!!!!!!
May 7th, 2012 - 01:47
mohon dikasih seragam sendiri yang bertuliskan HONORER
supaya dapat dibedakan mana yang benar-benar PNS dan mana yang MENGEMIS untuk jadi PNS.
PNS tidak dapat maksimal kerjanya karena adanya honorer.
seandainya tidak ada honorer, maka mau tidak mau yang tadinya PNS yang bermalas-malasan jadi bersemangat memacu prestasi.
saya sebagai PNS turut prihatin karena adanya honorer yang nuntut jadi PNS
padahal gak ada yang nyuruh mereka jadi Honorer bukan?
May 7th, 2012 - 08:47
mbak anda terlalu sombong jadi orang………………mudah2n anda pernah alami seperti teman2 kami yang jadi tenaga honorer……..yang tanpa gaji apa2 selama bertahun2……………astungkara
May 7th, 2012 - 09:47
anda jangan menghina HOnorer! aku doakan moga anak keturunan anda mengalami derita honorer
May 7th, 2012 - 11:06
anti…anda pasti jd pns ikut test lewat sogokan..karena dari pemikiran dan kata-kata anda sm..otak anda pasti kecil…otak udang.
May 7th, 2012 - 23:56
saya jadi PNS bukan karena nyogok dan bukan karena ngemis lewat jalur honorer
saya ikut CPNS reguler dan diterima
kamu mau ngomong apa terserah
yang jelas setatus saya adalah PNS
dan kamu adalah mengemis untuk dijadikan PNS
yang mendoakan keturunanku mengalami derita honorer tak doakan semoga menjadi honorer yang abadi
May 9th, 2012 - 16:03
sepertinya anda adalah PNS yang langsung jadi krena bermodalkan uang. semoga berkah aza .
May 7th, 2012 - 01:37
saya adalah Guru PNS bukan dari jalur honorer
saya ikut seleksi CPNS reguler dan tanpa mengeluarkan sepeser uangpun
ketika saya ditempatkan untuk bekerja di sebuah sekolah,
disana penuh dengan guru honorer.
saya yang PNS tidak dapat jam ngajar.
kewajiban saya 24 jam ngajar hanya mendapat 8 jam ngajar
ketika saya mempertanyakan itu, kepala sekolah bilang kalau saya yang PNS harus ngalah
supaya Para HONORER dapat memenuhi jam ngajarnya dan dapat masuk database, toh yang PNS gak bakal dipecat
kekonyolan ini saya alami bertahun-tahun.
kejadian ini tidak hanya saya yang ngalami, banyak PNS yang baru masuk terutama yang dari tes CPNS reguler mengalami ini
May 7th, 2012 - 08:39
beh gaya gati udah jadi pns…………knapa sombong gitu……bukan na membantu teman yang membutuhkan malah ngambek kayak gitu…….saudara kan blakangan datang udah bertingkah…………maaf jika keterlaluan…………hehehehehe
May 7th, 2012 - 11:07
setuju…sok pgn ngajar banyak jam…sdh dikasih banyak jam ngajar..nanti pada malas.hheehe
May 7th, 2012 - 23:47
percuma kalau datang duluan tapi gak diangkat juga jadi PNS
gak berani ikut CPNS reguler
braninya nuntut jadi PNS tanpa tes
May 7th, 2012 - 23:59
ya saya memang sok pengen ngajar banyak karena memang itu kewajiban saya sebagai PNS
daripada honorer yang seharusnya gak ada kewajiban ngajar malah meminta jam ngajar.
beraninya ngemis untuk jadi PNS
May 7th, 2012 - 00:37
pak mentri..
mohon jangan lagi ada pengangkatan tenaga honorer.
disamping menyusahkan negara, PNS kedepannya makin gak berkualitas dan akan tesus terjadi KKN.
mereka para honorer saat masuk di instansi gak pakai di tes kan?
cuma modal kenal orang dalam kan?
dari awwal masuk aja udah gak beres gitu.
gimana nantinya?
May 7th, 2012 - 08:44
bener juga ya………..biar mbak yossiiiii yang mencerdaskan bangsa………pengalaman sya jadi tenaga honoreer………justru para pns hanya ngajar 2x dalam seminggu……..semua diserahkan ma tenaga honorer…………bahkan hampir 70% pns tidak bisa gunakan komputer,,,,,,itukah yang anda bilang berkualitas……………ini realita dilapangan……………mudah2n anda bukan seperti itu??????????????? kan..!!!!!!!!!!!
May 7th, 2012 - 11:09
setuju…hheehe pns rata-rata pada malas kerja..gagap teknologi.
May 7th, 2012 - 23:45
99.99% honorer hanya bermodalkan kenal orang dalam lalu bekerja
tanpa adanya tes masuk
May 10th, 2012 - 11:45
maaf,,,bagi mba’ n mas yg dh jd pns spatutnya syukur kl saat keterima keadaannya ga sprti skrng,,,,toh masing2 manusia pasti nyari jalannya sndiri2,,,jgn ngejust kaya ngono,,,maklumin aja,,,stiap manusia pasti ingin hidupnya lbh baik lah,,,,
May 6th, 2012 - 10:02
semoga data k2 dpt sgr diverifikasi dan divalidasi agr sgra bisa tes dan jadi cpns.amin
May 9th, 2012 - 16:08
amiin. mudah2an kita bukan termasuk orang yang jadi pns nya karena nyogok. Ya……
May 10th, 2012 - 10:11
bukan karena nyogok tapi karena n gmis dan cuma bermodalkan kenal orang dalam