Wednesday , 26 November 2014

Jumlah Kuota CPNS Susut 50 Ribu

Jika tahun lalu kuota CPNS baru mencapai 300 ribu, tahun ini diperkirakan menyusut menjadi 250 ribu. Kesempatan bagi pelamar baru bakal semakin sempit, karena 45 peren dari jumlah itu menjadi jatah tenaga honorer kategori I yang jumlah keseluruhannya mencapai 152.310 orang.Pihak Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) menjelaskan, angka pasti kuota CPNS 2011 bakal keluar bulan depan. Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kemen PAN dan RB Ramli Naiboho mengatakan, saat ini pihaknya masih terus menerima usulan kuota CPNS dari daerah. "Usulan masih terus masuk. Total masih sekitar 50 persen," ujar Ramli.

Meskipun belum bisa menentukan angka pasti, Ramli mengatakan jika perkiraan Kemen PAN dan RB kuota maksimal CPNS 2011 maksimal 250 ribu. Dia mengatakan, jumlah itu bisa saja naik dan bisa juga turun. Sebab, kepastian kuota CPNS 2011 masih harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan dan DPR.Ramli membenarkan, jika kuota CPNS 2011 ini tidak hanya digunakan untuk pelamar baru saja. Dia menjelaskan, tahun ini pelamar baru harus berbagi kursi bersama tenaga honorer yang belum diangkat. "Tepatnya adalah tenaga honorer kategori I," ujar dia.

Meskipun harus berbagi, namun Kemen PAN dan RB sudah menentukan prosentase pembagian kuota antara pelamar baru dengan tenaga honorer. Dia menjelaskan, perbandingan prosesntase antara pelamar baru dengan tenaga honorer adalah 55:45. Ramli mengatakan, dari seluruh tenaga honorer kategori I yang masih melakukan pemberkasan ulang mencapai 15 ribu orang. Dia mengatakan, tidak seluruh tenaga honorer kategori I bisa masuk. "Kita harus menyesuaikan dengan pembagian 45 persen tadi," ucap dia.

Pihak Kemen PAN dan RB sendiri tetap menuntut supaya daerah segera melayangkan permohonan kuota PNS. Sebab, pemerintah masih memasang target pelaksanaan seleksi CPNS 2011 pada September mendatang. Kemen PAN dan RB butuh waktu lama untuk menggodok kepastian jumlah kuota CPNS bagi daerah dan pusat.Diantaranya, mereka harus menunggu pengesahan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Selanjutnya, jumlah yang sudah disepakati Kemenkeu itu harus dibawa lagi ke DPR untuk disahkan. Jika DPR meminta ditambah atau dikurangi, harus kembali disahkan oleh Kemenkeu. Ramli mengatakan, seperti proses sebelumnya nanti daerah hanya akan menerima nominal kuota CPNS baru. Selanjutnya, dalam tempo satu bulan daerah wajib membagi kuota tersebut sesuai dengan formasi kebutuhan daerah setempat.

Dengan sistem tersebut, pihak Kemen PAN dan RB hingga sekarang masih belum bisa memutuskan formasi prioritas. Tahun lalu, formasi prioritas didominasi tenaga kesehatan yaitu dokter ahli, perawat, dan bidan. Selanjutnya guru, tenaga penyuluh, keuangan, dan tenaga teknis lainnya.

Peluang lulusan SMK untuk mendaftar CPNS di daerah-daerah tertentu juga bakal dipertahankan. Seperti seperti perbatasan, pemekaran, tertinggal. Sedangkan untuk dearah perkotaan, minimal pendaftar lulusan DII.

Tahun lalu, dari total 300 ribu kuota CPNS didistribusikan untuk pemerintah daerah dan pusat. Rinciannya, formasi CPNS daerah 225 ribu orang. Sedangkan CPNS pusat 75 ribu orang. Pada waktu itu, Kemen PAN dan RB mengusulkan kuota 350 ribu kuota CPNS. Tetapi Kemenkeu dan DPR akhirnya mengepras menjadi 300 ribu saja. (wan)[via]

Leave a Reply

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.