Soal CPNS 2016

Kemendiknas Tidak Merekrut CPNS Tenaga Administrasi

Bagi yang mendambakan bekerja sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) di posisi tenaga administrasi pendidikan, siap-siap gigit jari tahun ini. Pasalnya, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) ikut meramaikan agenda moratorium dengan menyetop rekrutmen CPNS baru di sektor tenaga administrasi.

Pernyataan sikap tidak membuka lowongan bagi tenaga administrasi pendidikan tersebut disampaikan langsung oleh Mendiknas Mohammad Nuh. Usai meresmikan ruang wartawan Kemendiknas sekaligus berbuka bersama kemarin (18/7), Nuh mengatakan kebijakan tersebut sudah matang. "Besok (hari ini, red) kami akan merapatkan rencana moratorium ini dengan Wapres Boediono," jelas menteri asal Surabaya itu. Hasil rapat dengan wapres itu siap disebarkan ke seluruh daerah.

Sayangnya, dalam pertemuan itu Nuh masih belum bisa menunjukkan secara rinci prosentase penerimaan CPNS di sektor tenaga administrasi. Nuh hanya menjelaskan, tenaga administrasi yang paling dominan adalah tenaga tata usaha (TU). Sementara untuk tenaga lainnya seperti pusatakawan, akan ditinjau ulang.

Nuh terlihat cukup yakin ketika dececar pertanyaan, apakah kebijakan moratorium di lingkungan Kemendiknas ini bakal mengganggu pembangunan kualitas pendidikan. "Insya"allah tidak akan mengganggu," tutur mantan Menkominfo itu. Nuh juga mengelak jika selama ini disebut terjadi krisis tenaga TU di tingkat sekolah dasar (SD).

Upaya ikut meramaikan moratorium CPNS baru ini disebut Nuh memiliki landasan efisiensi tenaga dan anggaran. Dia tidak menampik jika selama ini anggaran belanja pegawai di lingkungan Kemendiknas relatif cukup tinggi. "Biaya tinggi itu adalah konsekwensi banyaknya pegawai yang ada. Di pusat sendiri (Kemendiknas, red) ada enam ribu pegawai administrasi," cetusnya.

Selain memiliki semangat untuk menjalankan efisiensi pegawai, Nuh juga mengutarakan kebijakan moratorium ini diambil untuk mendukung program serupa di kementerian lainnya. Menurut Nuh, renacana moratorium untuk efisiensi dan penghematan balanja pegawai bakal bocor jika masih ada rekrutmen besar-besaran di kementerian lainnya. "Jika rencana moratorium ini dianggap baik oleh pemerintah, seluruh kementerian harus kompak," jelas dia.
Nuh lantas memaparkan, moratorium CPNS yang bakal dilakukan di lingkungan Kemendiknas hanya terbatas di tenaga administrasi saja. Mulai dari di pusat, provinsi, hingga kabupaten. Penghentian penerimaan tenaga administrasi baru ini juga untuk jenjang SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

Namun, lanjut Nuh, untuk penambahan tenaga fungsional seperti guru dan dosen, bakal tetap dijalankan. Itupun, hanya dilakukan untuk proses tambal sulam. Artinya, penerimaan CPNS guru dan dosen baru hanya dilakukan untuk mengganti tenaga dosen dan guru yang pensiun, diberhentikan, mengundurkan diri, atau meninggal.

Selain menggunakan pertimbangan jumlah zero growth tersebut, Nuh juga mengatakan penambahan CPNS guru dan dosen baru tidak asal usul. Pertimbangan kebutuhan guru sesuai bidang pelajaran menjadi pertimbangan utama. Kemendiknas tidak menampik jika saat ini terdapat fenomena overload guru di mata pelajaran tertentu.

Laporan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) menyebutkan, terjadi penumpukan guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan beberapa mata pelajaran sosial lainnya. Sementara untuk pelajaran matematika dan ilmu eksakta lainnya, ada sejumlah daerah yang masih kekuarangan. Sumber: jpnn.com

Kisi-kisi Soal CPNS 2016

Check Also

yuddy-kaltara

Belanja Pegawai Kurang dari 30 Persen, KALTARA bisa rekrut CPNS

Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi menegaskan, sebagai pembantu Presiden, dirinya harus melaksanakan kebijakannya. Hal itu juga …

26 comments

  1. pemerintah tolong turun kelapangan jangan lihat dari tenaga yang dikota lihat ke kampung kalau bisa ke SMP SD DAN SMA Kekurangannya banyak sekali

  2. mau dibawa kemana arah pendidikan nasional, jika tenaga kependidikan butuh kompetensi namun tidak dibarengi dengan kesejahteraan,biaya kuliah untuk jd kompeten sia2.

  3. ass. pa mentri mohon untuk pertimbangannya….. karena beban kerja TU SD sangat banyak mulai dari buat soal sampai pembuatan administrasi guru dari semua kelas dan semua mata pelajaran serta penyusunan LPJ DANA BOS.serta kebutuhan Kepala sekolah. Kalo pa mentri ada waktu di tunggu kedatangannya pa.. ke sekolah kami. terimakasih wassallam.

  4. kalau begitu sekarang guru yang santai segala apa apa TU Silabus, RPP, Dapodik untuk TU padahal tidak gampang dikerja yang seperti itu.. kalau memang tidak ada pengangkatan yah tinjau lah yang kerja administrasi yang seharusnya dilakukan guru semuanya dibebankan kepada TU sekolah dasar..KAB.SOPPENG

  5. pak, tolong tunjukan kebijakan bapak sebagai pemimpin, kami para TU SD sedih membaca berita di atas, silahkan bapak terjun ke lapangan liat kerja TU, kami bisa mengerjakan pekerjaan guru tp guru belum tentu bisa mengerjakan pekerjaan TU. tolong pak hargai kinerja kami.

  6. pak, bersikaplah adil tunjukan kebijakan bapak sebagai pemimpin, kami para TU SD kecewa dengan kebijakan bapak, tuga kami berat pak, apalagi sekarang data-data hrus dkirim online apakah guru-guru bisa, apa kepala sekolah bisa??? tidak pak, kami TU yng mengerjakan tolong pertimbangkan lagi.

  7. pak menteri berbicara tentang pengeluaran Anggara Negara yang begitu besar jangan salahkan ke tenaga administrasi, jangan jadikan tenaga TU kambing hitamnya untuk pengeluaran negara yng besar. Saat ini TU khususnya TU di SD sangat sangat 1000 x dibutuhkan dengan melihat program baru dari Kemendiknas tentang pendataan (APLIKASI DATA terbaru) dngn sistem online maka seorang TU dituntut untuk menguasai TI,untuk bisa TI seorang dituntut memiliki pengetahuan tentang TI,maka, keahlian, pengalaman yang dimiliki sangat mendukung kinerja sekolah untuk memberikan informasi terbaru dinas tekait. kesimpulanya bahwa untuk bisa menjadi TU syarat mutlaknya harus bisa komputer,pnya keahlian, skill, pengalaman dalam bidang TI. tolong pak menteri hargai keahlian, kemampuan, pengalaman kami untuk bisa memberikan informasi yang selalu UPDATE untuk Kemendiknas

    • Pak Menteri tolng langsung turun tangan ke SD di seluruh daerah …. kemudian pikirkan dengan baik…… lihat kenyataannya….

  8. manajemen yang baik diletakkan pada pundak TU.. untuk kelancaran semua kegiatan… profesi ini jangan dipandang sebelah mata…

  9. Pak menteri.kami sebagai tata usaha juga sangat berperan dalam pendidikan.kalau tidak ada tenaga administrasi.maka semua KepSek kocar kacir dengan tuntutan pekerjaan yang super banyak. saya bakti dari tahun 2007, tapi hati saya sedih,karena tidak ada harapan sejahtera bagi tata usaha.

  10. ivunkazza Campus Cipratea

    tolonglah tolong bpk menteri yang terhormat,
    jgn menganggap kami sebagai anak yg terlantar,
    jikalau bpa dan seandainya jadi kami
    apa yg akan bpa lakukan ketika mendengar berita di atas
    bpa mentri yg terhormat tolong pertimbangkan kembali keputusan bpak ….
    pandangnglah kami dua mata jangan sebelah mata

  11. bagi semua TU SD seluruh indonesia, mungkin kita tidak diannggap ada oleh pemrintah, tetap semangat, tetap tingkatkan kinerja kerja kita, anggap saja kita mengabdi pada negara,,,

  12. Kenapa sih jadi TU/Tenaga Administrasi tu selalu dipandang sebelah mata ?
    Padahal beban kerjanya melebihi dari guru kelas atau guru matpel. Kalau mau dibanding-bandingkan, jam kerja seorang TU/Tenaga Adminstrasi tu lebih lama dari pada seorang guru. Gak jarang juga kita kerja lembur untuk memenuhi kebutuhan sekolah ataupun para guru. Kami bukan sirik ataupun dengki, tapi kami ingin diperhatikan juga.
    Tugas kami sebagai TU/Tenaga Administrasi tu sangat berat pak. Mungkin bapak gak merasakan atau gak pernah merasakan, tp saya merasakan sendiri karena saya seorang TU jg ..
    Mohon pertimbangkan pak.

    Trims

    #Untuk teman seprofesi :
    TETAP SEMANGAT …………….

  13. untuk pelaporan Dana BOS di TK SD hampir semuanya dikerjakan oleh Honorer TU nya termasuk pendataan siswa, EDS, PTK dan lain2, sedang kan upah kerja tidak sesuai, ada sekolah dasar yang tidak meiliki TU biasanya minta bantuan TU sekolah lain.berarti penting sekali adanya tenaga TU di Sklh Dasar.

  14. TU SD harus memnguasai IT,pembukuan,administrasi,dll…yg belum tentu guru2 se unit kerja nya jg bisa. Saya merasakan hal itu…meskipun sudah sertifikasi,tp ttp aja guru2 trsbut meminta dibuatkan RPP,dll…jadi,kita harus mengerti semua kemauan guru yg ada…apa hal tersebut ttp dianggap Tenaga Administrasi spt disingkirkan…mungkin bapak menteri cuma bs nyuruh staff nya aja..tp tdk tau beratnya sbg tenaga staff / tenaga administrasi

  15. Ada informasi tentang penerimaan Guru SD untuk umum g?
    Tolong dishare dong kalau ada.

  16. Bapak kemendiknas hanya Modal Yakin dan Kata Insyaallah… Proses penunjang tercapainya tujuan pendidikan secara menyeluruh mah seharusnya tidak ada yg dibedakan ato didiskriminasikan… Seperti Guru Penjas di SD, sebenarnya masih minim sekali jumlah’y yang secara profesionalitas sesuai dgn Bidang’y…??? Bahkan menurut data direktorat pendidikan juga Guru Penjaskes di sekolah rendah sekali jumlah’y dibandingkan jumlah sekolah yang ada di indonesia….

  17. Rizki itu tidak hanya dr PNS, tp sangat luas, jemputlah dr mana saja, insya’allah dia ada dimana -mana , jd jgn hanya terpaku oleh satu sumber, kita bisa, asal kita berusaha,

  18. silakan Bp. punya rencana dan keputusan tapi Allah lah yang menentukan nasib dari seorg kaumnya…..

  19. Saya setuju dengan sisi Bapak mentri yth.
    Tu di SDN itu hanya bekerja sebagi beban moral saja namaun sampai kapan ya …… dan siap-siap saja tenaga yang sudah ahli dibidang TU untuk berganti profesi ke tenaga Administrasi lainya, hanya karena salah mengambil kebijakan.
    apa tidak sayang tenaga yang sudah ahli, beralih profesi dan akan mendapat tenaga baru yang belum tentu tau kwalitasnya. kapan dunia pendidikan maju kalau yang sudah profesional tidak diperhatikan.
    Dan mungkin ini menjadi masukan Di SD Pak satu sekolah hanya 1 tenaga TU nah kalau dia sudah bekerja 7 or 8 tahun keluar hanya karna status tidak jelas sayang kan yang korban kan guru-guru juga yang sudah biasa memiliki tenaga TU belum tentu yang baru menguasai pekerjaanya. apalagi jika mau akreditasi sekolah.
    Dengan segala hormat saya tinjau langsung ke SD pak mentri biar bpk tau perlu tidak TU di SD. Apakah kepala sekolah mampu memback up seluruh pekerjaan TU

    trimakasih

    • aduuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh bpk menteri yang terhormat
      kenapa bisa begitu keputusannya
      TU itu banyak dan berat pekerjaannya

  20. Kalau saja Bp. Mentri Yang terhormat merasakan jadi TU, pa agy TU SD yang harus bisa menguasai berbagai macam keahlian, spt, HUMAS, KEUANGAN, IT,KEARSIPAN, ADMINISTRASI, dll… MUNGKIN bP. akan mempunyai kebijakan baru, saya hanya TU SD yang tidak dianggap keberadaannya OLeh pemerintah, tapi saya akan tetap bekerja memenuhi kewajiban saya Sebagai TU SD entah ada pengangkatan atau tdk, saya sempat sedih membaca berita di atas.. Saya hanya memohon Kepada Allah.. agar teman TU tetap pada pendiriannya dan tidak berganti profesi.. karna kita bagian dari negara ini, berkewajiban untuk ikut membanggun dan mencerdaskan anak bangsa walaupun dengan cara yang berbeda.

    • Gundala Gumanti

      Semoga cita-cita staf TU bisa menjadi terwujud krn dedikasi dan innovasinya, tapi jangan anda menyerah, buktikan jika anda mampu berkarya dan bersaing positif dalam meraih masa depan yang gemilang.

  21. apa gak salah nech….
    TU/ Tenaga Administrasi sekolah juga punya hakyang sama dengan guru

    • Mohon Di pertimbangkan Pak tentang kami yang menjabat sebagai tenaga administrasi ini, Mungkin Bapak tau bagaimana kinerja pemegang administrasi tingkat sekolah dasar….. sekali lagi mohon direspon keluhan kami ini….
      TRIM’S

      • Mohon dipertimbangkan untuk TU di lembaga SD pak, jangan hanya guru, peran TU sangat dibutuhkan dilembaga SD, mulai dari kesiswaan, kepegawaian sampai terjun menggantikan peran bendahara BOS, yang mengerjakan semua TU pak……
        saya mohon diperhatikan untuk tenaga TU dilembaga SD….
        Hidup tenaga TU di Lembaga SD…….

Leave a Reply

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.