Thursday , 27 November 2014

Lulusan SMA Masuk Formasi CPNS

Ribuan lulusan sekolah menengah atas (SMA) di Sulut patut bersuka cita. Berkat lobi para walikota dan bupati masing-masing daerah, formasi SMA yang diusulkan ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah diakomodir tahun ini. Sejumlah daerah yang sudah dipastikan mendapat jatah lulusan SMA adalah Kota Bitung, Kota Kotamobagu, Bolmong Timur dan daerah kepulauan di Sangihe dan Talaud.  Kota Bitung ketambahan kuota SMA sebanyak 60. Kotamobagu dan Kabupaten Boltim mendapat kuota 20.    

Menurut Kuniyati, Asisten Deputi SDM KemenpanRB, dari semua kabupaten/kota yang disetujui menerima formasi SMA, Kota Bitung paling besar. Dari semula 30, bertambah menjadi 60 kuota. Alasan Kementerianpan-RB, menambah kuota CPNS SMA di Bitung, karena kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di Bitung sangat besar. "Tambahan 30 orang itu untuk ditempatkan di Pulau Lembe. Daerah tersebut kan sangat terpencil jadi kurang lulusan DIII bahkan SI," pungkasnya.

Sementara, Deputi Bidang SDM Aparatur Kemenpan-RB Ramli Naibaho, semua formasi telah tuntas diselesaikan. Sekarang dalam tahap penyelesaian administrasi. Seperti penomoran, penyiapan amplop, dan tanda terima. "Sekarang lebih ke tahap pengadministrasian saja. Setelah itu tinggal diserahkan ke masing-masing BKD," kata Ramli akhir pekan lalu.
Ramli pun memastikan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010 dipastikan dimulai akhir November. Hal ini menyusul telah selesainya penetapan rincian jabatan oleh Kemenpn-RB. "Rinciannya sudah bisa diambil pekan depan. Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar sehingga jadwal penerimaan seleksi CPNS tidak bergeser dan sesuai jadwal yang ditetapkan akhir November," ungkapnya.

Meski telah menetapkan akhir November seleksi CPNS dibuka, namun Ramli menegaskan, semua keputusan diserahkan ke pemda. Pemerintah pusat hanya meminta agar penerimaan CPNS daerah dilakukan serentak untuk menghindari double pelamar.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Bitung, Ferdinand Tangkudung penambahan kuota SMA menjadi 60, sesuai usulan dan kebutuhan Kota Bitung. Sebab di beberapa wilayah Kota Bitung masih butuh lulusan SMA. Dia pun menanggapi soal tudingan miring dari pihak luar, yang menyalahkan Pemkot Bitung sebagai biang keterlambatan tes CPNS 2010.

"Kami hanya melaksanakan apa yang ditetapkan Kemenpan-RB. Dan mengenai tudingan keterlambatan tes akibat membahas formasi Kota Bitung, itu semua tidak benar," tandas Tangkudung.[via]

Leave a Reply

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.