Tuesday , 2 September 2014

Pemprov Jatim Dilarang Terima CPNS

Terungkapnya ribuan pegawai Negeri Sipil di Pemprov Jatim yang ‘nganggur’ di 5 SKPD membuat kalangan DPRD Jatim kecewa. Hal tersebut menunjukkan lemahnya penataan organisasi di Pemprov Jawa Timur. Sebagai langkah tegas, DPRD Jatim akhirnya mencoret usulan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim yang mengusulkan perekrutan 1000 CPNS baru akhir tahun 2011 ini.

Alasannya untuk penghematan APBD Jawa Timur. Di mana 60 persen APBD Jatim masih untuk menggerojok urusan aparatur. “APBD Jatim habis untuk membayar pegawai, maka rencana perekrutan 1000 CPNS yang diprogramkan BKD harus ditunda dulu,” kata Achmad Jabir, anggota Komisi A (Pemerintahan) DPRD Jatim,Jumat(17/6).

Dikatakan Jabir, harusnya Pemprov mengoptimalkan PNS yang ada . Karena memang, saat ini kebutuhan anggaran belanja yang dilakukan Pemprov Jatim melalui APBD banyak terserap untuk kebutuhan belanja pegawai, dari pada untuk belanja program kerakyatan. “Selama ini, konstruksi anggaran Jawa Timur (APBD) masih belum menunjukkan kondisi konstruksi APBD yang ideal. Karena belanja Jawa Timur masih lebih besar atau lebih banyak untuk belanja pegawai,” terang politisi asal PKS ini.

Kepala BKD Jatim, Akmal Boedianto mengatakan, gemuknya jumlah personil SKPD itu saat ini ditangani oleh Biro Organisasi Setdaprov Jatim. Biro ini diberi tugas Gubernur untuk menangani agar tidak terjadi ketidak seimbangan beban kerja.

Leave a Reply

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.