Friday , 1 August 2014

Pengumuman CPNS Pemprov Jambi Ditunda

Setelah molor kemarin, pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Jambi ditunda kembali. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi mengatakan, penundaan ini dikarenakan adanya kesalahan teknis pada sistem data.

“Kami mohon maaf kepada seluruh peserta yang menunggu pengumuman ini. Karena tidak bisa kami umumkan sekarang (semalam, red) karena adanya kesalahan teknis. Namun kami tetap berusaha secepatnya ini bisa diumumkan. Hal ini juga telah kami beritahu kepada bapak Gubernur,” ujarnya semalam.

Menurutnya, kesalahan teknis tersebut yakni adanya perbedaan jumlah data kelulusan dengan data yang diumumkan. “Jadi jumlah data saat selesai kita input ada selisisih dibandingkan pengolahan data yang kita lakukan secara manual. Hal ini disebabkan lampu padam pada siang tadi hingga sore yakni mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB,” jelasnya.

Namun ia mengatakan pihaknya telah berusaha untuk memperbaiki kesalahan teknis tersebut dengan menghadiri petugas teknis dari ITB. “Kita akan upayakan malam ini bagaimana data ini akurat dan valid. Karena kita dalam proses meperbaiki ini jadi pengumuman mengalami penundaan pengumuman,” katanya.

Husnaini mengharapkan kepada masyarakat agar bersabar dan mengerti dengan adanya keterlambatan pengumuman ini. “Kami akan tetap berusaha untuk memperbaiki ini dan malam ini saya akan mengawasi lansung,” harapnya.

Sementara itu, Nanang selaku teknisi program pendaftaran dari ITB menjelaskan, kesalahan tersebut karena adanya yang tidak bisa ditimbulkan. “Data yang memenuhi syarat ini tidak bisa ditampilkan sebagian. Ini karena adanya pemadaman listrik saat tim operator mengentri yang mengganggu sistem kita. Kita usahakan besok (hari ini, red) sudah bisa diumumkan,” jelasnya.

Namun menurutnya data yang tidak terbaca tersebut tidak mengalami kehilangan. “Ini hanya tidak bisa ditampilkan atau direview, jadi kita berusaha untuk menampilkan kembali,” sebutnya.

Informasi yang diperoleh harian ini, jumlah pelamar yang lulus administrasi yakni berjumlah sebanyak 18.096. Sedangkan yang tidak lulus atau tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 4104 pelamar.

Adanya penundaan ini mengakibatkan ribuan pelamar yang memadati gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi mengaku kecewa. Bahkan sejumlah pelamar menduga ada permainan dibalik keterlambatan penguman ini.

“Ini pasti ada permainan, katanya tadi pagi mau diumumkan kemudian ditunda jam 11.00 WIB. Karena batal katanya sore lagi, terus sudah jam 22.00 WIB ini ternyata batal jadi kami kecewa,” kata Ahmad salah satu seorang pelamar.

Dari Batanghari dilaporkan, sebanyak 6.292 pelamar CPNS dinyatakan lulus seleksi administrasi.
"Mereka yang dinyatakan lulus administrasi adalah mereka yang bahannya lengkap, sedangkan yang tak lulus administrasi bahannya dinyatakan tak lengkap, seperti umur lewat, ijazah tak dilegalisir, dan formasi yang dituju salah, ‘’ ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Batanghari, Drs Ariansah  ketika dikonfirmasikan sejumlah wartawan kemarin.

dapun rincian 6292 pelamar yang lulus lanjutnya, untuk tenaga guru 2248 orang. Kemudian, tenaga teknis 2843 orang dan tenaga kesehatan berjumlah 1201 orang. Lebih lanjut dia mengatakan, bagi yang lulus administrasi bisa mengambil nomor tes di kantor BKD yang dimulai dari tanggal 1 hingga 3 Desember nanti.
Adapun syarat pengambilan nomor tes lanjutnya, yang bersangkutan harus membawa bukti resi pengiriman asli dari kantor pos dan photo copi KTP. "Dua syarat ini harus dibawa saat mengambil nomor tes di BKD," tegasnya.

ia menambahkan, untuk pengambilan nomor tes bisa diwakili dengan syarat yang mewakili harus menunjukkan resi pengiriman dan copi KTP kepada panitia. Sedangkan  tempat pengambilan nomor tes telah di depan kantor BKD.lebih lanjut dia mengatakan, pengambilan nomor tes pada saat jam kerja, dan bagi yang tidak mengambilnya hingga batas waktu ditentukan maka yang bersangkutan dinyatakan mengundurkan diri.

engingat banyaknya pelamar CPNS di kabupaten Merangin yang lulus selesi bahan, maka pihak BKD Merangin merencanakan akan mendistribusikan nomor tes mulai, rabu (1/12) hari ini. Dan jandwal pembagian nomor tes di rencakan selama tiga hari, yakni sampai, Jum’at (3/12) mendatang.

Dari Merangin juga dilaporkan, untuk pengambilan nomor tes sendiri, akan di tempatkan di tiga tempat sesuai dengan bidang formasi yang di sediakan. Untuk tenaga guru pengambilan nomor tes bertempat di Dinas Pendidikan, tenaga kesehatan di dinas kesehatan, dan untuk tenaga teknis pengambilan nomor tes bertempat di BKD Merangin.

‘’Pendistribusiannya sengaja di bagi dalam tiga tempat, hal ini di maksudkan untuk memperlancar pembagian nomor tes, agar tidak memakan waktu yang lama,” ungkap Syafrizal, kabid Umum dan Kepegawaian BKD Merangin.

Sementara tempat pelaksanaan tes, di SMA 1, SMA 6, SMA 7, SMK 1, SMP 4, SMP 1, dan SMP 43 Merangin. ‘’Kita telah menyiapkan 113 lokal, untuk pelaksanaan tesnya nanti,”terangnya.

Namun di samping itu, diperkirakan tidak semua pelamar yang lulus seleksi bahan akan ikut tes CPNS pada 5 Desember mendatang. Hal tersebut di sebabkan banyaknya pelamar ganda.

Sehingga kondisi tersebut, mengharuskan agar calon peserta tes untuk memilih salah satu kabupaten yang mereka tuju. Di samping itu di karenakan oleh pelaksanaan tes akan di gelar secara serentak di provinsi Jambi.

Pelamar yang tak lulus Protes

Sementara itu, pasca pengumuman hasil seleksi bahan yang di keluarkan oleh BKD kabupaten Merangin, menimbulkan rasa ketidakpuasan bagi pelamar. Bahkan menurut salah seorang pelamar yang gagal seleksi bahan, pihak BKD Merangin tidak profesional. Bahkan berbagai ungkapan yang bernada miring juga telah ditujukan kepada pihak BKD.

Seperti yang diungkapkan Siti, salah seorang pelamar pada formasi Tata Busana. Menurutnya, dari sepuluh orang yang memasukkan lamaran pada formasi tersebut, pihak BKD hanya meluluskan satu orang. Sementara untuk quota formasi yang di butuhkan juga satu orang, yakni untuk guru SMKN 1 Merangin.

‘’Kok yang di terima bahannya satu orang, padahal yang memasukan berkas lamaran pada formasi tersebut sebanyak 10 orang, ini sama saja dengan bohong,” ungkap Siti.

Bahkan Siti, berniat untuk menanyakannya langsung kepada pihak BKD Merangin, mengenai apa alasan BKD tidak meluluskan dia dalam seleksi bahan. akan tetapi di saat dia bersama temannya mendatangi instansi Kepegawain Daerah tersebut, kondisi kantor BKD dalam keadaan sepi. Padahal pada saat itu baru menunjukkan pukul 11.30 siang kemarin.

Tidak bertemu dengan pihak BKD, Siti akhirnya kembali mengeluarkan uneg uneg nya. Kepada sejumlah wartawan dia mengungkapkan ketidakpuasannya atas keputusan pihak BKD Merangin.

‘’Kalau seperti ini wajar kita bertanya tanya, ini ada apa. Ini namanya kalah sebelum berperang,” ungkapnya.

        Saat di konfirmasikan hal tersebut, kepada pihak BKD, lewat panitia yang mengoreksi bahan pada Formsi Tata Busana, Rusminah, beralasan bahwa dari sejumlah pelamar pada formasi tersebut, hanya satu orang yang ijazahnya khusus Tata Busana.

        ‘’Selebihnya (yang tidak lulus), ijazahnya adalah sarjana Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Makanya tidak kita dapat di terima,”ungkapnya.

        Sengaja koran ini mendatangi, Siti, kembali ke sekolahnya di SMKN 1 Merangin, guna untuk menanyakan ijazah yang di milikinya. Siti kembali menjelaskan, bahwa dia murni tamatan dari jurusan Tata Busana, di Universitas Negeri Padang (UNP), namun diakuinya bahwa program study nya adalah Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. ‘’Padahal sudah kita lampirkan surat keterangan jurusan kita pada surat lamaran yang kita masukkan kemarin,” tandasnya.

Dari Kerinci dilaporkan, Sekda Kerinci, H Dasra,  menyebutkan pengambilan nomor ujian tertulis bagi formasi tenaga Guru, Tekhnis, dan kesehatan bisa mengambil nomor ujian di badan Kepegawaian Daerah kabupaten Kerinci pada hari Rabu hinggi Jumat tanggal 1 hingga 3 Desember. Untuk SMA ambil nomornya di Gedung gelora kemenangan Sakti Alam Kerinci samping kantor Bupati Kerinci. Pelaksanaan tes, kata Dasra akan dilaksanakan Minggu (05/12) mendatang.

‘’Sedangkan untuk lokasi ujian dapat dilihat di nomor ujian masing-masing,’’ tukasnya. Lantas bagaimana soal pakaian yang ada digunakan saat ujian tertulis. Sekda Kerinci menyebutkan untuk semua formasi peserta ujian tertulis untuk menggunakan baju putih dan rok hitam untuk perempuan dan baju putih celana hitam untuk laki-laki. ’Jangan lupa bawa alat tulis, pesnil 2B, papan, pena, penghapus dan lainnya,’’ tukasnya.

Sementara itu, di Kota Sungaipenuh sendiri, pengumuman bahan lewat media masih ditolak oleh pihak BKD Kota Sungaipenuh, kepala BKD Sungaipenuh RIkhasman, kepada harian ini kemarin, menyebutkan bahwa, tidak diumumkannya pengumuman lewat media kali ini, memang sudah sesuai dengan instruksi dari atasan.
‘’Kalau daerah lain mengumumkannya itu urusan mereka, kalau kita sesuai petunjuk atasan tidak diumumkan lewat media, jadi nanti hasil ujian tertulis yang akan kita umumkan di media,’’ sebut Rikhasman.

i Kota Sungaipenuh sendiri, soal lokasi ujian, waktu pelaksanaan ujian juga tidak berbeda dengan Kerinci. Hanya saja, untuk Kota Sungaipenuh jadwal pengambilan nomor ujian tertulis dipisahkan antara pelamar untuk tenaga guru dengan tenaga tekhnis dan kesehatan. ‘’Untuk kesehatan dan tekhnis pengambilan nomornya dilaksanakan pada hari Rabu (01/12) saja, mulai pagi jam 09.00 WIB hingga pukul 15.00 sore, sedangkan untuk tenaga guru pada hari Kamis 02 Desember. Pengambilan nomornya di BKD. Dan yang lain sama saja dengan kabupaten  dan kota yang ada di Provinsi Jambi,’’ tukasnya.

Dari Tebo sendiri dilaporkan, bahwa pihak BKD di sana mewarning keras pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi agar mengambil nomor ini mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB yang bertempat di sekretariat penerimaan CPNSD Kabupaten Tebo (BKD). Bagi yang terlambat mengambil nomor ujian tersebut langsung dinyatakan gugur oleh panitia.

al ini diungkapkan oleh Izhar, Kepala BKD Kabupaten Tebo. Menurutnya, semua pelamar harus tepat waktu mengambil nomor ujiannya tersebut jika tak ingin dinyatakan gugur. Tiga hari waktu pengambilan nomor ujian yang disediakan panitia harus ditaati oleh pelamar. ”Nomor ujian diambil langsung oleh pelamar yang bersangkutan dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk dan resi bukti pengiriman surat lamaran dari pos (asli). Bagi mereka yang tidak mengambil nomor ujian pada waktu yang ditentukan tersebut diatas dinyatakan gugur,”  jelasnya.

Dikatakannya, untuk ujian tertulis ini dilaksanakan pada hari Minggu 5 Desember 2010 sekitar pukul 07.30 WIB. ”Pada saat ujian diharuskan berpakaian hitam putih dan membawa peralatan berupa pensil 2b, penghapus serta papan alas tulis,” tuturnya.

Dari Tanjabtim dilaporkan, jumlah pelamar CPNS yang lolos berkas di Kabupaten Tanjabtim bertambah. Jika pada pengumuman peserta yang lolos berkas pada Selasa (30/11), untuk tenaga guru yang lolos berkas sebanyak 606, bertambah sebanyak 4 orang, sehingga menjadi 610. Tenaga kesehatan dari semula 415 bertambah 8 orang, total menjadi 423. Sedangkan tenaga teknis dari 843 bertambah 28, sehingga menjadi 871. Dengan demikian total yang lolos berkas bertambah menjadi 1.904. Sedangkan pada pengumuman sebelumnya 1.864, atau bertambah sebanyak 40 orang. Untuk jumlah berkas yang masuk ke BKD Tanjabtim yakni sebanyak 3.643. Dengan demikian yang tak lolos berkas sebanyak 1.739.

10 untuk tenaga kesehatan yang lolos berkas itu akan memperbutkan 124 formasi. Sementara 423 tenaga kesehatan yang lolos berkas itu memperebutkan 101 formasi. Sedangkan 871 untuk tenaga teknis yang lolos berkas itu memperebutkan 118. Jumlah keselurahan formasi yang diterima Pemkab Tanjabtim 343.
Mengapa jumlah peserta lolos berkas ini bertambah?

eltu Kepala BKD Kabupaten Tanjabtim Hambali melalui Kabid Mutasi Firdaus mengatakan, 40 orang tambahan yang lolos berkas itu merupakan peserta yang berkasnya tercecer, karena ada kesalahan teknis dan terdesak waktu untuk mengumumkan.

‘’(40 berkas tambahan) itu tambahan dari pengumuman sebelumnya. Pengumuman sebelumnya itu benar. Tambahan ini tercecer saja. Karena ada kesalahan teknis dan terdesak waktu untuk mengumumkan, makanya ada yang tercecer,’’ katanya.

ihak BKD Tanjabtim meminta maaf kepada masyarakat atas kesalahan itu. ‘’Kami mohon maaf kepada masyarakat atas kesalahan itu,’’ kata Firdaus.

oal tempat pelaksanaan ujian tertulis bagi peserta yang dinyatakan lulus berkas dilaksanakan di GOR Datuk Paduka Berhala yang berlokasi di Jalan Kramas atau depan RSUD NH Muarasabak Kecamatan Muarasabak Barat. ‘’Ujian tertulisnya dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 5 Desember 2010, jam 08.30 WIB, rencana tempat ujiannya sama seperti lalu, di GOR Datuk Paduka Berhala,’’ ujarnya.

eserta yang lulus berkas itu diwajibkan mengambil nomor ujian di Kantor BKD Tanjabtim dengan membawa bukti resi dari Kantor Pos masing-masing tempat mengirim berkas lamaran tersebut.

ambali juga menghimbau kepada para peminat CPNS dilingkup Pemkab Tanjabtim agar jangan terpancing dengan iming-iming dari Joki atau Calo CPNS. Karena penerimaan CPNS dilingkup Pemkab Tanjabtim ini, lanjut Hambali, dilaksanakan secara murni. ‘’Kita kerja sama dengan ITB, mulai dari pembuatan soal, pengkoreksian hasil test nanti itu oleh ITB. Kita hanya melaksanakannya saja. Jadi jangan percaya dengan iming-iming Calo,’’ tandasnya.

Dari Kerinci juga dilaporkan tidak diterimanya alumni MA dan SMK, membuat para pelamar tersebut kecewa. Namun pelamar juga tidak hanya menyalahkan pihak Pemda, tapi pihak sekolah dan kelompok kerja kepala Madrasah juga tidak terhindarkan menjadi cacian para pelamar.
‘’Nggak ada gerakan, masa dengan tidak diterima alumni MA dan SMk, pihak sekolah hanya tinggal diam, masih mau disurati di surati, coba kalau kemarin ada aksi unjuk rasa,’’ sebut salah seorang pelamar, Andi, bernada kecewa.

ementara itu, kepala BKD Kerinci, Armidis menyebutkan bahwa, formasi tersebut adalah formasi baku yang turun dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara.
‘’Kita sudah mengajukan formasi  untul SLTA itu untuk SMA, MA dan SMK sederajat, namun yang disetujui hanya untuk SMA,’’ ucapnya.[via]

One comment

  1. trus kapan keluarnya?????

Leave a Reply

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.