Soal CPNS 2018

Beredar Isu Kursi CPNS Dihargai Ratusan Juta

Jambi-Jelang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), isu jual beli kursi merebak. Bahkan menurut rumor yang berkembang di tengah masyarakat pada saat ini, untuk 1 formasi CPNS 2010 di perkirakan di jual bervariasi.

Sebut saja untuk tamatan S1, diperkirakan akan dihargai diatas Rp125 juta. Sedangkan untuk tamatan D3, diperkirakan Rp100 juta. "Itu sudah jadi rahasia umum. Jadi kalau mau lulus PNS harus menyiapkan uang minimal seratus juta," ungkap salah seorang warga yang mengaku berasal dari Kecamatan Pamenang Selatan tersebut.

Dari Kerinci juga dilaporkan isu penerimaan CPNS dengan uang ‘Pelicin’ sudah menjadi makanan sehari-hari warga. Malahan, dari sejumlah sumber harian ini menyebutkan sebelum ajukan kebutuhan formasi ke Menpan di Jakarta,  isu tentang pemesanan formasi sudah marak dibicarakan. Malahan, menurut beberapa sumber koran ini, sudah ada yang berani menawarkan formasi CPNS tersebut  sedangkan formasi itu sendiri belum turun ke tangan BKD hingga saat ini. Soal tarif yang beredar di masyarakat sendiri untuk Kerinci lebih dari Rp100 juta. Bahkan beberapa sumber koran ini menyebutkan angka mendekati Rp200 juta.

Tidak hanya itu saja, saat ini juga dikabarkan sudah ada pengkaplingan formasi CPNS di Kerinci. Misalnya untuk formasi CPNS lulusan SMA untuk pejabat A sedangkan untuk untuk formasi eksakta untuk pejabat B.

’Kalau tahun ini susah kita, karena sudah ada yang punya formasi CPNS, semuanya di kuasai," tegas sumber koran ini. 
Oleh sebab itu, beberapa warga Kerinci enggan mengikuti ujian seleksi CPNS di Kerinci. Pasalnya harapan untuk lulus CPNS tidak ada sama sekali jika tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan penguasa. Selain itu, juga ada faktor lain yaitu uang pelicin yang jumlahnya sangat besar.

Tapi hal ini dibantah berbagai pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD), mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota. Kepala BKD Provinsi Jambi, Husnaini, mengaku formasi tersebut tak bisa diatur.

"Saya hanya tahunya bekerja," tegasnya.
Demikian juga ditegaskan Kepala BKD Kabupaten Merangin, Suhaibi. Menurutnya isu tersebut tidak benar. "Semua itu tidak benar. Itu adalah isu yang tidak dapat di pertanggungjawabkan," bantahnya.[via]

Kisi-kisi Soal CPNS dan PPPK 2019

Check Also

Begini Caranya Daftar CPNS 2019 Pakai Nilai 2018

Peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 yang lolos seleksi kompetensi dasar (SKD) berkesempatan …

8 comments

  1. Ernest Hemingway~ Theres absolutely nothing noble in being superior to your fellow men. True nobility is becoming superior for your former self.

  2. 100 % setuju….

  3. pendidikan itu mahal….tp kenapa di negeri ini begitu kejam….cpns hanya didominasi bagi kaum berduit….kemanakah yang lain….tlng pemerintah lebih tegas dalam hal ini…tegakan kejujuran dan kursi cpns jangan dijual….semestinya harus diberikan kepada yang sepatutnya menerima….

  4. SAYA MENYATAKAN INI ADALAH OPINI YANG NYATA DI MASYARAKAT.
    SAYA MOHON HAL INI BISA DILIPUT ATAU DIBAHAS DIMEDIA MASA/TV NASIONAL AGAR INI BISA SELIDIKI DAN DIPERTEGAS OLEH PIHAK YANG BERWENANG.

    THANKS
    UMRA DANI

  5. Isu ini bukan hanya sekadar isu tapi emang kenyataan dan ini bukan berlaku di Jambi aja tapi diseluruh indonesia.. CPNS di Indonesia bukan orang2 yang punya skill tapi oarng2 yang punya duit…

  6. makanya jangan jadi pns di jambi, daerah lain ja msh byk…

  7. sudah rahasia umum diatas 100 juta per korban.

  8. MANA ADA MALING NGAKU..!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *