Soal CPNS 2018

Ketentuan Pelaksanaan Tes TKD CPNS Kementerian Kehutanan

Menyusuli pengumuman Nomor PG.5/Peg-1/2014 tanggal 12 September 2014 tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Pengadaan CPNS Kementerian Kehutanan Formasi Tahun 2014, disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Pelaksanaan TKD direncanakan akan dimulai pada tanggal 22 September 2014 (tentatif, menunggu penetapan dari Panselnas).
  2. Untuk dapat mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD), pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU) melalui portal https://cpnsonline.dephut.go.id direncanakan mulai tanggal 19 September 2014, setelah melakukan login menggunakan username dan password sebagaimana saat melakukan pendaftaran online.
  3. Peserta wajib hadir 1 (satu) jam sebelum pelaksanaan TKD dengan membawa KTPU dan asli KTP untuk dilakukan verifikasi dan pengesahan KTPU oleh panitia. Pastikan bahwa foto terbaru peserta (berwarna dengan ukuran 4×6 cm) sudah ditempelkan pada KTPU.
  4. Hanya peserta dengan KTPU yang telah disahkan oleh panitia yang dapat mengikuti TKD.
  5. Jadwal dan tempat pelaksanaan TKD bagi masing-masing peserta sebagaimana tercantum pada KTPU, bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Peserta yang tidak hadir sesuai jadwal yang ditetapkan maka dinyatakan gugur dari pelaksanaan TKD.
  6. Tes Kompetensi Dasar (TKD) akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
  7. Selama berlangsungnya ujian, peserta dilarang menggunakan alat komunikasi apapun seperti Handphone dan sebagainya.
  8. Segala pelanggaran terhadap tata tertib yang berlaku akan mengakibatkan diskualifikasi terhadap peserta yang bersangkutan.
  9. Datanglah di tempat ujian sesuai ketentuan dan siapkan kondisi fisik Saudara agar berada dalam keadaan baik.
    Demikian, untuk dapat diketahui dan ditindaklanjuti.
Kisi-kisi Soal CPNS dan PPPK 2019

Check Also

Penerimaan PNS Kementerian Kesehatan (Kemkes) 2016

Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mendukung pelayanan kesehatan menyeluruh diperlukan pemerataan tenaga kesehatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *